Tokoh Pikachu tampil dengan bulu lebat, penggemar protes


Pokemon

Hak atas foto
Warner Bros

Image caption

Pikachu memiliki bulu tebal dalam film terbaru, Pokemon Detective Pikachu

Tokoh kartun Pikachu telah menjadi ikon yang tak terpisahkan dari film Pokemon selama lebih dari 20 tahun.

Namun cuplikan film Pokemen terbaru membuat beberapa kelompok penggemar Pikachu meradang.

Dalam film berjudul Pokemon Detective Pikachu karakter Pikachu terlihat memiliki bulu tebal berwarna kuning, yang oleh sebagian penggemarnya disebut “aneh” dan “menjijikkan”.

Memang selama ini Pikachu selalu digambarkan sebagai binatang berbulu. Karakter Pikachu untuk pertama kalinya diubah dari kartun menjadi “karakter hidup”dalam film tiga dimensi.

Meski begitu, banyak juga penggemar yang menyukai karakter kartun dengan bulu-bulu asli.

Hak atas foto
The Pokemon Company/4Kids Entertainment

Image caption

Beberapa gambar Pikachu video game pertama, lalu dalam sebuah karya seni dan penampilan pertamanya dalam sebuah serial televisi.

Hak atas foto
The Pokemon Company/Nintendo

Image caption

Pikachu terlihat berponi dalam video game yang akan datang, Let’s Go Pikachu.

Hak atas foto
AFP

Image caption

Pikachu memang sebelumnya tampil berbulu.

Pikachu pertama kali muncul dalam game Pokemon pertama, yang dirilis di Jepang pada tahun 1996.

Dalam waktu singkat, kartun itu menjadi fenomena global dan salah satu waralaba hiburan terlaris sepanjang masa.

Pikachu disebut sebagai tikus elektrik dan dalam serial animasi sebelumnya, tokoh itu digambarkan memiliki poni rambut.

Film baru yang diproduksi Warner Bros ini adalah film resmi pertama memadukan karakter-karakter Pokemon di dunia nyata dengan para aktor.

Aktor film Deadpool,Ryan Reynolds, akan mengisi suara Pikachu, yang sebelumnya diisi oleh aktris Jepang, Ikue Otani.

Meski beberapa penggemar mempertanyakan gaya artistik hiper-realistis dalam film tersebut, ada juga yang membahas bahwa film itu mencerminkan penampilan Pokemon dalam dunia nyata.





Source link

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.