Tikus atau kelinci? Hewan langka -dan lucu- yang dilepas-liarkan lagi setelah 100 tahun


Bilby

Hak atas foto
Science Photo Library

Image caption

Bilby memakan akar tanaman, semut, kumbang, dan laba-laba.

Suatu spesies hewan langka -dan lucu- di Australia kembali dilepaskan kembali ke alam liar di New South Wales untuk pertama kalinya setelah lebih dari 100 tahun.

Bilby– hewan mamalia dengan telinga panjang seperti kelinci- tercatat berkeliaran di alam bebas di negara bagian tersebut pada tahun 1912.

Namun kini 30 ekor hewan berkantung itu dilepas-liarkan ke sebuah wilayah luas yang terlindung dari ancaman predator, yang terletak di dekat kota Narrabri, di barat laut kota Sydney.

Pelepasan hewan-hewan itu dipandang sebagai kemenangan besar dalam upaya menyelamatkan mereka dari kepunahan.

Hak atas foto
Getty Images

Image caption

Kunjungan keluarga kerajaan: Pangeran George terkesan ketika melihat bilby di kebun binatang Sydney pada tahun 2014.

Namun, tanpa pagar pelindung sepanjang 32km, hewan-hewan itu mungkin tidak akan bisa bertahan hidup, lapor wartawan BBC Phil Mercer di Sydney.

Populasi bilby – yang makanannya berupa akar tanaman, semut, kumbang, dan laba-laba – lenyap dari pandangan di negara bagian Australia yang paling padat penduduknya itu, sebelum meletusnya Perang Dunia I menyusul masuknya predator mereka seperti kucing dan rubah.

Bilby saat ini tercatat sebagai spesies hewan yang terancam punah.



Source link

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.