Tentara Israel ‘bunuh komandan Hamas’ di Jalur Gaza


Ibu komandan Hamas Nur Barakeh

Hak atas foto
AFP

Image caption

Ibu Nur Barakeh, komandan Hamas yang tewas, di rumah duka tempat putranya disemayamkan.

Sebanyak enam orang Palestina, termasuk seorang komandan Hamas dilaporkan tewas dalam sebuah operasi yang dilancarkan pasukan Israel di Jalur Gaza, otoritas Palestina melaporkan.

Di sisi lain, militer Israel mengonfirmasi salah seorang tentaranya tewas dan satu lainnya terluka dalam sebuah ‘kegiatan operasional’ yang mereka lakukan di Jalur Gaza.

Bentrokan terjadi di timur Khan Younis, yang berada di selatan Gaza.

Tidak berapa lama sirine peringatan roket terdengar di wilayah Israel dan beberapa roket yang ditembakkan dari wilayah Gaza dijatuhkan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memperpendek kunjungannya di Paris untuk menghadiri peringatan 100 tahun berakhirnya Perang Dunia I dan kembali ke Israel pada Minggu (11/11) malam.

Juru bicara Hamas, grup militan yang mendominasi Gaza, menyebut insiden itu sebagai ‘serangan pengecut Israel’.

Adapun komandan Hamas yang terbunuh bernama Sheikh Nur Barakeh, pemimpin brigade Izzedine al-Qassam, sayap militer Hamas di Khan Younis.

Hamas menyebut pasukan khusus Israel menembak dari sebuah kendaraan berjarak sekitar 3 km di Jalur Gaza.

Baku tembak kemudian pecah, dengan saksi mata melaporkan adanya penembakan tank dan ledakan dari serangan udara Israel di daerah tersebut.

Militer Israel tidak memberikan detail kejadian namun menyebut seluruh pasukannya telah ditarik kembali.

“Pasukan Khusus Israel melancarkan kegiatan operasional di Jalur Gaza, yang melibatkan terjadinya baku tembak. Dalam insiden ini seorang tentara Israel tewas dan satu orang lainnya terluka. Kabar tersebut telah disampaikan pada keluarga mereka,” demikian pernyataan resmi yang dikeluarkan pihak militer Israel.

Koresponden BBC di Timur Tengah, Tom Bateman, mengatakan pemaparan operasi semacam itu oleh pasukan khusus Israel di Gaza sangat jarang terjadi dan muncul setelah adanya kemajuan dalam proses mediasi yang dilakukan Mesir dan PBB untuk menengahi serangkaian eskalasi antara kedua pihak dalam beberapa bulan terakhir.

Ketegangan antara Israel dan Hamas terus meningkat belakangan ini.

Penembakkan Roket dari Jalur Gaza dan serangan udara Israel ke arah militan Hamas semakin sering terjadi.

Lebih dari 200 warga Palestine di Gaza tewas di tangan pasukan Israel sejak Maret 2018 – terutama saat terjadi demonstrasi besar-besaran di perbatasan Gaza di mana ribuan warga Palestina menuntut hak mereka atas tanah leluhur yang kini dikuasai Israel.

Dalam aksi bentrok tersebut, seorang tentara Israel dilaporkan tewas.



Source link

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.